Sunday, July 5, 2015

Skin Care Journey with Erha Apothecary Supermall Karawaci Pt.1

I'm not supposed to post anything here....yet. Soalnya blog masih under construction. Tapi berhubung gak tau juga kapan bisa selesai beres-beresnya, dan tangan ini sudah gatal mau nulis blog, ya gak apa-apalah yaa... Tidak ada image yang aku post selama blog under construction, soalnya aku masih beres-beres photobucket aku juga. Hahaha.

Jadi ceritanya dari dulu aku memang punya masalah sama kondisi kulitku. Jenis kulitnya bisa dibilang oily-combination. Oily untuk bagian T, dan kering dibagian pipi. Hal ini membuat pakai moisturizer jadi sesuatu yang complicated. Kalau aku pake yang realy moist, misalnya nature republic aloe vera, bagian yang oily jadi makin oily kayak pantat panci. Kalau pakai yang untuk oily face, bagian yang kering kena break out. Makanya sejak aku kehabisan nature republic aloe vera, aku belum beli moisturizer lagi.

Kebiasaan jelek enggak pakai moisturizer selama hampir satu tahun ini berujung pada kulit kering mengelupas di bagian pipi. Ini perih kalau cuci muka. Jerawat kecil juga sering keluar di daerah yang berminyak. Ini belum termasuk jerawat-jerawat menstrual ya. Kalo yang ini jenisnya beda lagi. Biasanya mendem, jadi gak bisa diapa-apain juga, karena tidak ada matanya. Kalau sudah keluar, lama banget hilangnya. Baru hilang, mulai keluar lagi yang baru T___T

Jerawat? Okelah. I lived with it for so long already, it wasn't that much of a problem. Tapi kondisi pipi yang kulitnya mengelupas ini bikin gak tahan. Jadi akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke dermatologist. Berhubung rekomendasi yang aku terima selama ini adalah Erha, jadi aku memutuskan untuk pergi ke Erha. Tapi pergi ke Erha Clinic BSD agak malas karena jaraknya, dan gak tau juga alamatnya. Yang dekat pasti Erha Apothecary Summarecon Mall Serpong, tapi aku gak tau sudah ada dokter untuk konsultasinya atau belum karena info terakhir yang aku dapat disana belum bisa konsultasi dokter (ada yang tau disana sudah ada dokternya atau belum? tolong infonya yaa.), jadi akhirnya aku pergi konsultasi ke Erha Apothecary Supermall Karawaci.

Aku datang sekitar jam 10.30 pagi, waktu registrasi awal ternyata aku dapat urutan ke 6, padahal dokternya baru ada jam 11.30. Jadi aku keliling dan duduk manis di Starbucks dulu sebelum balik lagi ke Erha untuk tunggu giliran konsultasi. Konsultasinya sendiri cuma sekitar 10-15 menit. So not worth the waiting time ya? Hahahaha. Konsultasi dengan Dr. Yenny. Aku jelaskan keluhan kulit aku, perawatan yang biasa aku lakukan juga. Terus Dr. Yenny melihat kulit aku dibawah lampu sambil menjelaskan apa perawatan yang perlu dilakukan.

Setelah dari konsultasi, resep yang diberikan begini:
Pagi+Siang: Facial wash for oily skin Erha 2 + Acne Moisturizing Gel (AMG) 8 + Acne Sunscreen Gel (ASG)
Malam: Facial wash for oily skin Erha 2 + Acne Moisturizing Gel (AMG) 8 + Evalene Gel

Yang terasa di beberapa hari pertama itu perih. Perihhhhh bangetttt dan panas dimuka. Mungkin karena keluhan muka aku itu kulit mengelupas, cuci muka memang biasa perih dan masih tolerable. Tapi lotion-lotionnya itu, alamak. Krim AMG 8 dan Evalene Gel perih dipakai, tapi masih tolerable. They sting at first, tapi setelah beberapa saat perihnya hilang. Yang jadi masalah itu justru si ASG itu. Harusnya sunscreen, tapi kalau dipakai malah bikin muka kelihatan seperti habis dibakar. Merah terang, sakit kalau dipegang and it sting for as long as the cream stays on your face. Makanya setelah kira-kira 4 hari pakai, aku putuskan aku gak kuat pakai krim ASG ini lagi. Sial banget padahal si ASG ini justru yang harganya paling mahal dibandingkan krim lainnya. Yang perlu di noted adalah, aku punya high tolerance of pain. Jadi bisa dibayangkan sakitnya seperti apa kalau aku sampai bilang aku gak kuat pakai lagi.

Jadilah beberapa hari ini aku cuma pakai Erha 2 + AMG 8 + Evalene Gel. Ada disarankan buat pagi wet wipes erha yang untuk oily skin itu karena aku kerja dan tidak selalu bisa cuci muka waktu siang, tapi berhubung aku pakai 2 kali dan perihnya kayak nyiram luka pakai alkohol, aku stop pakai dan memilih untuk cuci muka saja.

Pertamanya kulit jadi semakin kering dibagian pipi dan sekitar mulut (bagian-bagian yang memang bermasalah), jadi seperti bersisik gitu, tapi sedikit-sedikit kulitnya mengelupas. Dokternya memang sudah bilang kulit akan jadi kering, mungkin bersisik dan kusam juga. Jadi aku sudah siap mental waktu pipi aku kelihatan bersisik.

Hari ini sudah hari ke-9 aku pakai perawatan Erha (minus ASG ya) dan hasilnya sudah mulai kelihatan. Pipi yang tadinya kelihatan kering bersisik sudah mulai hilang. Tinggal tersisa sedikit di sekitar hidung dan mulut. Bagian yang tidak bermasalah dan cuma meruntus itu juga jadi halus. Dan intensitas keluarnya jerawat-jerawat kecilnya juga berkurang drastis. Cuma memang bagian yang masih kering masih terasa agak sakit.

Aku sengaja tidak pergi ke dokter waktu aku lepas krim ASG karena aku ada jadwal peeling untuk tanggal 11 nanti. Jadi aku pikir mending aku pakai apa yang ada dulu dan konsultasi dengan dokter lagi sebelum aku peeling. Takut belum bisa peeling juga kalau kondisi kulitnya masih sakit begini.

Ada yang pernah perawatan ke Erha dengan resep yang sama atau hampir sama? Mau dong di share pengalamannya :)


No comments:

Post a Comment